Pages

Sunday, 12 April 2015

Romansa hujan dan pelangi

berjalan,waktu terus berjalan.. semakin jauh, jauh jauh didalam imajinasiku, membawaku kedalam lamunan terdalam dari kesadaranku, lamunan yg membawa semua masa lalu kehadapanku, begitu banyak cerita, tangis dan tawa, terlihat senyum indah dari wajah polosmu dulu, seperti pantulan sinar bulan didalam air, ia ada dihadapanku tapi tak bisa kusentuh, kusentuhpun ia tak utuh, seperti cangkang kerang yg terpisah dan tak akan bisa disatukan lagi, ya meskipun tak satu bukan berarti harus menjauh.
mereka tetap saling merindukan, karna setiap cangkang memiliki pasangannya masing-masing. salah satu dari cangkang itu sedang duduk dipinggiran pantai,jari kakinya tersapu ombak dan wajahnya menikmati hembusan angin, lalu ia berteriak "Aaaahhk" berusaha melepaskan sesak didada. ia teriak lagi dan berulang-ulang sampai hatinya merasa puas,lalu berjalan cangkang itu menelusuri pantai,sementara cangkang yg satunya hanya menunggu untuk ditemukan,
menunggu yg terbaik yg akan diberikan Tuhan kepadanya.

No comments:

Post a Comment