berjalan,waktu
terus berjalan..
semakin jauh, jauh jauh didalam imajinasiku,
membawaku kedalam lamunan terdalam dari kesadaranku,
lamunan yg membawa semua masa lalu kehadapanku, begitu banyak cerita,
tangis dan tawa, terlihat senyum indah dari wajah polosmu dulu, seperti
pantulan sinar bulan didalam air, ia ada dihadapanku tapi tak bisa
kusentuh, kusentuhpun ia tak utuh,
seperti cangkang kerang yg terpisah dan tak akan bisa disatukan lagi, ya
meskipun tak satu bukan berarti harus menjauh.
menunggu yg terbaik yg akan diberikan Tuhan kepadanya.
No comments:
Post a Comment