Pages

Sunday, 13 April 2014

Cahaya Kehidupan

  "Tiada kata terlambat,yang ada hanyalah diri sendiri yg menundanya..
pun aku tau ini begitu salah, dunia yang begitu kotor.. pantaskah kita tertawa diatasnya??

       Awalnya aku hanya ingin tau mengapa aku ada didunia ini? mengapa aku harus bertahan hidup? mengapa aku harus bangun pagi,berangkat kerja,pulang kerumah lalu istirahat lagi? untuk apa kulakukan semua itu jika nantinya aku mati juga? mengapa aku terlahir tanpa mengetahui apa tujuan hidupku?
aku memeluk agama tetapi aku tak pernah beribadah, tapi mengapa aku tak merasa berdosa? selama ini aku memuji-Nya dan terkadang aku juga menghujat-Nya.
ya,karna tak masuk akal bagiku jika aku menyembah Tuhan yg tidak aku kenal.
       Akhir-akhir ini aku sulit untuk tidur malam, jantungku selalu berdetak cepat..
pikiranku bercampur baur,setiap pertanyaan yg terbesit terus berakhir tanpa jawaban,hatiku bagaikan dedaunan yg gugur dari pohonnya, berterbangan dihempas udara lalu jatuh dgn perlahan diatas tanah, aku jatuh.. aku lemah.. logikapun mulai mengacau, ini bukanlah aku.. aku bukanlah aku.. aku merasa hidupku berubah drastis,entah naik atau turun, yang aku tau aku hanya sedang mencoba mengenali Sang Pencipta dan memohon Petunjuk-Nya..
        Setiap detik,setiap waktu,aku terus memikirkan-Nya, Jantungku terus berdetak cepat, otakku seperti tak berfungsi untuk memikirkan hal yg lain. aku begitu berbeda,iya benar.. ketika teman-teman kerjaku tertawa disetiap kali aku hendak melaksanakan sholat,aku hanya tersenyum. tiada yg bisa kujelaskan karna aku tak bisa menjawabnya dengan kata-kata.
         Seiring waktu berlalu aku mulai memahami dan mengenali Sang Pencipta yaitu Tuhan Alam Semesta. Dia-lah yg meniupkan ruh kedalam jasadku, Ruh ku adalah bagian Dari-nya sementara Jasadku tercipta dari tanah. Sempurnalah aku,karna aku diciptkan oleh Yang Maha Sempurna,. aku mulai memahami siapa diriku,ya aku hanyalah manusia, yang diciptakan untuk beribadah dan menyembah Tuhan Sang Pencipta.
          Aku mulai mendekatkan diriku pada-Nya,disinalah ketenangan dan kedamaian yg sejati,dihati ini, terasa sejuk setiap kali aku bersujud pada-Nya. tetap ujian ini belum usai,masalah datang lagi, semuanya menjadi rumit ketika aku sulit untuk membagi waktu antara pekerjaan dengan ibadah. huh,ini begitu rumit tapi aku yakin Allah akan memberikan kemudahan padaku.
           Teringat ketika kumasih kecil dulu,aku selalu bermimpi menjadi orang kaya dengan mobil mewah dan rumah layaknya istana megah, dengan uang yg banyak dan bisa membeli segalanya yg aku mau. sekarang itu terlihat begitu lucu, semenjak aku tau bahwa dunia ini begitu sempit dan miskin. semenjak aku tau bahwa harta dan tahta hanyalah sebuah cobaan. aku tak menginginkan itu lagi, biarlah kujauhi kesenangan dunia demi kebahagiaan yg kekal disurga. ya,aku sangat mengharapkan itu.
           Hari ini adalah hari kelahiranku,tidak ada kado spesial seperti ulang tahunku sebelumnya. namun aku bahagia,karna aku mendapat hadiah yg lebih istimewa dari Sang Pencipta,yaitu Hidayah. istimewa karna darinyalah aku mengenal siapa diriku dan Tuhanku,menemukan tujuan hidupku,dan Alhamdulillah menjadi lebih baik. Semoga saja aku tak kembali terjerat dgn godaan setan, Semoga Allah selalu meneguhkan hatiku pada agamanya,. dan Kuharap kepada kamu yg sedang membaca artikel ini juga ditunjukkan jalan yg benar oleh Allah SWT.