Pages

Friday, 14 March 2014

Cahaya akan datang dengan sendirinya

Bertanya adalah hal yg wajar bagi kebanyakan orang didunia ini tapi adakah pertanyaan yg salah?
adakah pertanyaan tanpa jawaban? Hidup pasti memiliki sebab akibat,begitu juga setiap pertanyaan.
Kita dilahirkan sebagai seorang bayi yang tak tau apa-apa,keluarga dan orang sekitar kita mengajarkan tentang Agama,kita tumbuh dan hidup sampai saat ini dengan memeluk agama yg sebenarnya hanya kita dapat dari keluarga. bukankah Agama adalah kepercayaan masing-masing individu, apakah kita harus yakin dan percaya tanpa ada sebab akibatnya? Rasanya ini seperti menelan obat ketika kita merasa sehat.
        Sebenarnya aku sedikit menyimpang disini. Aku memeluk agama yg kupegang sejak aku lahir kedunia ini, Aku belajar untuk mengenal dan memahami Agamaku, Ada beberapa hal yg harus dijauhi dan ada pula yg harus dilakukan. Sama halnya dengan Hukum,ketika kita melanggar aturan maka kita harus menerima sanksi, tapi hukum yg ada didalam agama adalah pahala dan dosa, setiap hal baik akan menjadi pahala dan setiap hal buruk adalah dosa,namun aku tak yakin bahwa semua hal baik akan menjadi pahala, dan semua hal buruk akan menjadi dosa. Bukankah aku manusia yg paling tolol?
        Aku tak perlu malu untuk mengakui kebodohanku,karna aku tau kau juga sama sepertiku. Ketika orang-orang pergi menunaikan shalat,akulah orang yg sedang asyik bermain game online..
Ketika orang lain berlomba-lomba mendekatkan diri pada-Nya,akulah orang yg sibuk mendekati seorang wanita yg kusuka dengan segala kebohonganku. Bahkan dulu waktu disekolah,akulah orang yg tak pernah berada dikelas saat pelajaran agama. tapi ada suatu malam ketika imajinasiku berkelana "Aku tak tau ini pengaruh lingkungan atau apa,yang aku tau orang-orang disekitarku membuat diri ini seperti ombak yg tak pernah seimbang,mengikuti kemana arah angin pergi.
       Waktu terus berlalu,kenyataan selalu berubah dan aku muak dengan semua kebodohan ini. Aku seperti kapal yg dihempas ombak,aku tenggelam,jauh kedalam kegelapan. Sejenak kutersadar ketika cahaya matahari menerobos kekosongan, mungkin aku tenggelam tapi aku menyelam, aku mencari tempat untuk menepi dari segala usahaku yg tak ingin mati. saat itu aku merasa sendirian didunia ini,saat itu aku merasa tiada seorangpun yg bisa kupercaya lagi, tiada informasi ataupun hukum yg ingin kuketahui lagi, saat itu aku hanya ingin bebas.. bebas dari segala rasa sakit yg kualami yg semuanya sia-sia.
       Ingatanku kembali tapi semuanya tak seimbang, jiwaku bergejolak. saat ini aku hanya inginkan ketenangan tetapi tiada tempat yg mampu menenangkan kegelisahan ini. terus kumencari dan mencari hinga aku teringat kepada-Nya. Aku menceritakan semua pengalaman pahitku kepada-Nya. Aku menangis dan memohon pertolongan-Nya. huh,aku begitu lelah karna Dia belum juga memberiku pertolongan. mungkin aku manusia yg tak pantas lagi untuk bersujud dan memohon pertolongannya. Lagi-lagi aku aku tersandung dikegelapan malam,aku membiarkan lagi pikiran ini berkelana.. dan mulai bertanya tentang Doa-doa yg kuucapkan pada-Nya.. apakah semua itu menghilang terhapus angin? ataukah memang diri ini taksuci lagi untuk berdoa pada-Nya? Huh,entahlah. Aku tau ini begitu salah,tapi aku tak ingin hanya berhenti disini, aku mulai membaca buku-buku yg bercerita tentang Dia, Menakjubkan, batinku seakan terus mengajakku untuk membaca meski mataku lelah untuk terbuka. aku mulai melaksanakan perintahnya,tetapi itu juga belum cukup.. rasanya ada sesuatu yg membuat batinku tertekan,bukankah seharusnya aku merasa damai dan tenang ketika aku menjadi hamba yg bersujud pada-Nya? aku mencari apa penyebabnya.. ya,begitu sederhana..
        Ketika aku mengetahui tentang Konsentrasi dan Stabilitas, Aku ingin mengatakan kepada kamu semua yg selalu mengeluh kepada-Nya, Yang jiwanya terombang ambing,tanpa arah dan tujuan. Yang tidak pernah puas dari satu kemenangan menginginkan kemenangan selanjutnya dan tak mau kalah. Ingatlah, Duniamu itu bukanlah nyata,tetapi dunia fantasi yg dibuat oleh orang lain. Ketika kau ingin merasakan hidup yg tenang dan batin yg kuat, Kau hanya perlu melakukan sesuatu yg baik bagi dirimu.. jika itu sudah kau lakukan maka selanjutnya kau perlu melakukan sesuatu yg baik bagi Tuhanmu, dan itu saja belum,karna kau juga harus melakukan sesuatu yg baik bagi orang lain terutama orang-orang yg kau sayangi.
         Dan tentang Konsentrasi yg saya maksud adalah, Ketika kau ingin melakukan sesuatu yg baik,tetaplah konsentrasi dan jangan tergoda oleh sekitarmu. terkadang niat yg baik bisa hilang begitu saja saat kau tergoda oleh kesenangan disekitarmu lalu kau menyesalinya. kau akan terus menyesal hingga saatnya nanti jika kau tidak konsentrasi terhadap niat baikmu. Ayolah,jangan berhenti disini.. Apakah fashion yg lagi ng-trend diluar sana menggoyahkan niatmu? Apakah barang-barang dengan teknologi canggih yg digunakan oleh teman-temanmu membuat kau merasa "kepo" ? Ayolah kawan,hidup bukan hanya sebatas itu.
         Lalu tentang Stabilitas yg saya katakan itu adalah tentang keseimbangan didalam dirimu. Lihatlah kapal yg berlayar dilautan bebas,tanpa keseimbangan kapal takkan bisa berlayar ditengah ombak kan? begitu juga dengan kita, kedua kaki kita diciptakan seimbang agar kita berdiri, tetapi bukan keseimbangan itu yg saya maksud. ada sesuatu yg tak seimbang didalam batin kita, seperti emosi yg berlebihan. saat kau bersedih bukan berarti kau harus menyendiri, saat kau marah bukan berarti kau harus berkata-kata kasar yg menyakiti hati orang lain., bahkan saat kau senang bukan berarti kau harus melupakan semuanya dan terus menginginkan kesenanganmu itu. Tetapalah stabil,ya tetaplah seimbang.. ketika kau melakukan hal yg baik tetaplah rendah hati,jangan membanggakannya ataupun menyindir orang lain. tetaplah stabil dalam keadaan apapun,saat kau kehilangan seseorang yg kau cintai,ikhlaskan saja. karna Tuhan sudah jauh mempersiapkan yg lebih baik untukmu. jika kau ikhlas,sesuatu yg lebih dari apa yg kau inginkan akan datang dgn sendirinya.
          "Ketika cahaya datang,kegelapan akan hilang dengan sendirinya" itulah kata-kata bijak diabad-15 yg sangat memotivasi saya,semoga juga memotivasimu. Kau tak perlu bersusah paya untuk menggapai kebahagiaan didunia ini,kau hanya perlu melakukan hal yg baik untuk dirimu sendiri,Tuhan dan oranglain. Kebahagiaan itu begitu sederhana karna mereka datang dengan sendirinya dari dalam hati. Kebahagiaan yg dilihat oleh mata hanyalah dunia fantasi yg dibuat oleh orang lain. jadi sudahilah segala kesedihan dan amarahmu.
hapuslah air matamu,redamkan emosimu,ingatlah Tuhanmu,semua akan baik-baik saja.
Amin.

No comments:

Post a Comment