Hei,Matahari yang berjelaga dalam kejenuhan,
Sore itu kumelihatmu memendam kesedihan yg mendalam,
Raut wajahmu memerah tapi bukan marah,
Sungguh indraku tak mampu mengartikannya,,
Sejenak kuputar logika yg terberai,
Seketika itupun kau menghilang,tanpa jejak..
Bumi yg hijau pun mulai kelam,
Keramaian menghilang ditelan malam..
Hanya ada bulan dan bintang,
Sepi,desiran angin malam menari-nari
Membawa mimpi baru dalam jiwaku,
Sepi,apa mungkin aku bermimpi?
Bila malam dtg,aku merasa sendirian didunia ini,,
bahkan siapa aku tak peduli lagi..
sekarang dan disini,esok ataupun nanti,,
Huh Sudahlah,malam tlah menjelang pagi..
Sembah sujud kepada illahi..
Seandainya aku bisa meneteskan air mata,,
Sungguh ingin sekali kumenangis saat itu..
Menangis,mengapa jadi begitu sulit?
Kasihani aku,Yaa Rabb..
Terlalu banyak canda tawa yg sia-sia..
Terlalu banyak kuberbuat dosa,,
Aku lelah,aku ingin bersandar pada-Mu..
tapi Aku tau ini begitu salah,,
Kasihani aku,Yaa Rabb..
Aku bukan hamba-Mu yg sempurna dalam ibadah,
Terlalu kuat bisikan itu ditelingaku yg penuh nista,.
Sungguh ku begitu lemah,
Kasihani aku Yaa Rabb,,
No comments:
Post a Comment